Tampilkan postingan dengan label Mining. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mining. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 14 April 2018

Cara Mining Bitcoin Dengan GPU


Cara Mining Bitcoin Dengan GPU Menggunakan GUIMiner

Cara Mining Bitcoin. Pada bahasan ini, kita akan membahas tentang bagaimana Cara Menambang atau Mining Bitcoin dengan GPU menggunakan GUIMiner. Software GUIMiner ini bisa diperoleh dengan Gratis. Berikut yang perlu diketahui tentang GUIMiner:

GUIMiner – Rekomendasi Sistem Yang Dibutuhkan

– OpenCL yang kompatibel dengan kartu grafis.

Fitur:
  • Supports “worker” lebih dari satu.
  • Menyimpan konfigurasi dan pasword login.
  • Supports solo mining dan pool mining.
  • Supports OpenCL, CUDA, dan CPU mining.
  • Bisa di Minimize, Hover, atau icon untuk melihat status.
  • Ada fitur penunjukan proses menambang diterima/invalid.
  • Bisa melihat posisi balance akun di pool mining, atau withdraw di pool mining.
Catatan:
  • Pada saat GUIMiner dijalankan pertama kali, software akan secara otomatis mencoba mendeteksi OpenCL yang tersedia. Jika ternyata tidak ditemukan, anda masih bisa menambang menggunakan CPU.
  • Pengguna bisa memilih server pool yang telah tersedia didalam interface software. Perhatikan terlebih dahulu server pool mining yang akan digunakan. Termasuk juga dengan konfigurasi host, port, dan address wallet bitcoin anda. Semua konfigurasi yang dibutuhkan dalam menambang ini biasanya sudah disiapkan panduannya pada setiap pool mining.

Perangkat yang dibutuhkan:

  • Wallet Bitcoin (Dompet Bitcoin). Jika Belum mempunyai wallet, silahkan tentukan untuk memilih salah satu wallet Bitcoin (dompet Bitcoin) disini: Memulai Dengan Bitcoin
  • Sotware GUIMiner atau juga yang lain, namun kita kali ini akan menggunakan GUIMiner.
  • Kartu Grafis, bisa menggunakan AMD, maupun NVIDIA
  • Akun pool mining. Jika berniat menambang solo mining juga bisa, namun disarankan untuk pool mining. Agar lebih mudah.
  • Pendingin. Bisa juga menggunakan kipas biasa untuk tambahan. Dan diletakkan didepan PC/Laptop
  • Operating System (OS), Bisa menggunakan Windows, Linux, atau Mac.
  • PC atau Laptop
  • Hardware Monitoring, Dipakai untuk memantau kondisi hardware pertambangan. Yang paling utama, adalah untuk memantau suhu perangkat PC/Monitor anda. Sehingga jika suhu perangkat anda sudah mencapai 70-80 derajat celcius, lebih baik proses menambang dihentikan terlebih dahulu hingga perangkat anda dingin kembali. Jangan memaksakan perangkat anda, karena jika dipaksakan bisa berakibat fatal. Salah satu hardware monitoring ini bisa diunduh disini: Hardware Monitor
  • Koneksi Internet. Bisa dengan broadband, maupun wifi. Usahakan koneksi anda stabil.

Cara Menambang:
  • Unduh terlebih Dahulu GUI Miner disini : GUIMiner
  • Ekstrak GUIMiner tadi di folder yang diinginkan. Bisa diletakkan di desktop atau di lokasi lain.
  • Catat konfigurasi akun menambang anda pada pool mining yang anda gunakan. Contoh yang digunakan disini, menggunakan “slush pool” di Slushpool.com.
  • Jika anda belum mempunyai akun di pool mining tersebut, silahkan registrasi terlebih dahulu, kemudian buatlah worker baru.
  • Simpan username dan pasword anda, kemudian masukkan username dan password pada GUIMiner. Secara umum, setting username dan pasword di mining pool akan nampak seperti dibawah ini. Hanya saja, pada bahasan ini menggunakan server pool di bitcoin.cz.
URL: stratum+tcp://stratum.bitcoin.cz:3333
user name: userID.workerName
password: anything

- Pilih Perangkat kartu grafis yang akan anda digunakan. Lihat seperti contoh gambar dibawah ini:


- Tambahkan Ekstra Flag, hanya jika memang anda menginginkan untuk menambahkan ekstra flag yang sesuai dengan perangkat kartu grafis anda. Bisa dilihat lebih jauh tentang perangkat Kartu Grafis maupun optimalisasi flag yang sesuai dengan jenis dan type kartu grafis disini >>> Komparasi Hardware Kartu Grafis. Namun, jika anda tidak yakin akan hal ini, kosongkan saja ekstra flag tersebut.

- Klik Start untuk mulai menambang Bitcoin

Catatan:
  • Ekstra Flag adalah konfigurasi tambahan yang bisa digunakan untuk memaksimalkan kinerja kartu grafis anda. Asalkan, konfigurasi ini harus benar-benar sesuai dengan jenis dan type kartu grafis anda. Misalnya pada kartu grafis AMD seri HD 5xxx, atau HD seri 6xxx bisa dengan menambahkan Extra flag berikut: -v –w128
  • Perhatikan juga hardware monitor anda saat menjalankan GUIMiner, jika suhu sudah panas dan mencapai 80 derajat, hentikan menambang dengan klik tombol STOP.
  • Untuk mengukur berapa yang bisa dihasilkan dalam menambang bitcoin berdasarkan daya komputansi dan tingkat kesulitan menambang bisa dilakukan disini: Kalkulator Menambang Bitcoin.

Minggu, 04 Maret 2018

Ice Rock Mining - Investasi ICO Super!!


Apakabar Guyss.. Kali ini idbit.site akan memberikan artikel yang membahas tentang crowdsale yang sedang di adakan oleh Ice Rock Mining, pada artikel ini idbit.site akan mencoba memberikan penjelasan kepada sobat tentang apa tujuan project ini menurut dari pengertian yang saya dapatkan melalui websitenya, artikel ini tidak membahas tentang apa yang ada pada whitepaper melainkan hanya sebatas melihat nilai untuk crowdsale ini yang telah di berikan oleh website ico listing yang ada.

Sekarang kita lanjut mengakses website resminya langsung yaitu : Ice Rock Mining

Kita bisa menilai kuliatas keseriusan dari project ini melalui alamat websitenya menggunakan https atau http, biasanya website akan cenderung lebih terpercaya jika menggunakan protokol https, nah untuk website Ice Rock Mining menggunakan protokol http.

Project Ice Rock Mining ini  sedang memembuka kesempatan untuk para investor jika dirasa project ini memiliki protensi yang bagus, namun sebelum kamu memutuskan untuk  ikut serta dalam project ini, lebih baik kamu baca review ini sampai habis karena mungkin akan berguna bagi anda untuk bahan pertimbangan.

Oke kita lanjut lagi, silahkan kamu baca penjelasan ringkas project ini :

Ice Rock Mining hadir untuk membawa pertambangan bitcoin ke dunia investasi. Kami percaya bahwa bitcoin memiliki peran yang panjang dan signifikan dalam sistem moneter baru yang sedang terbentuk. Tujuan kami adalah untuk meningkatkan modal dan skala usaha pertambangan kita; Saat ini kami sedang beroperasi dan sudah memberikan imbal hasil kepada investor kami. Dengan Ice Rock, investor menjadi mitra kami dan berbagi dalam realisasi keuntungan, sekaligus meyakinkan diri mereka pendapatan yang stabil dan pasif. Karena efisiensi kami, kami dapat beroperasi dengan biaya lebih rendah dan dengan demikian meneruskan penghematan tersebut kepada investor kami. Dengan hashrate hari ini, ROI kami kepada investor lebih dari 200% per tahun, dan bisa meningkat jika harga bitcoin menguat.

Nah, itulah deskripsi dari project yang bernama Ice Rock Mining.

Kita lanjut ke detail tanggal pelaksanaan project Ice Rock Mining ini, pertama – tama kita mulai dari tanggal pelaksanaan project yaitu :

ICO : 2018-03-20 – 2018-05-25

Token symbol : ROCK2

Harga yang diberikan pada tahap penjualan

1 ROCK2 = 1 USD

platform yang di gunakan yaitu Ethereum, pembayaran menerima BTC, ETH

Minimum Investment 100$

Adapun pengertian dari Softcap dan hardcap adalah
Note: ini adalah penjelasan berdasarkan sepengetahuan saya dan jika ada kesalah pahaman dalam penjelasan mohon diberikan koreksi kesaya.
Softcap adalah target minimal yang harus tercapai agar project bisa di lanjutkan atau bisa dikatakan berhasil dalam penggalangan dana pada saat crowdsale.

Hardcap adalah target maksimal yang harus tercapai sehingga project bisa di mulai tanpa harus menunggu deadline tanggal penutupan crowdsale tersebut.

Pada project Ice Rock Mining ini berasal dari Negara Kazakhstan

Selanjutnya yang biasanya menjadi fokus penting dalam pemilihan ICO adalah siapa yang menggawangi project yang sedang mengadakan crowdsale tersebut, dan untuk project Ice Rock Mining ini mari kita lihat anggota team yang menggawanginya :

Nah itu tadi orang orang yang berada di balik project Ice Rock Mining ini, silahkan sobat lakukan research lebih lanjut mengenai anggota team tersebut secara terperinci jika kamu tertarik untuk ikut dalam ico yang di adakan oleh Ice Rock Mining ini.

Banyak para reviewer yang ada di youtube lebih menyarankan mengikuti ico yang digawangi oleh orang orang yang sudah mempunyai reputasi besar, maksud dari mempunyai reputasi besar adalah orang orang yang sudah memiliki jejak karir yang cemerlang di bidangnya masing masing, untuk melakukan pengecekan profil jejak karir seseorang bisa anda cek melalui situs Linkedin, situs tersebut memberikan informasi jejek karir seseorang atau daftar riwayat mereka bekerja. Banyak orang orang ternama yang sudah melengkapi profil dirinya di situs tersebut.

Adapaun progress dari hasil pengumpulan dana pada saat ini :


ICO dari Ice Rock Mining ini menunjukkan keseriusan mereka dalam memberikan profit yang tinggi untuk para investornya. Jika kalian berminat investasi di Ice Rock Mining, silahkan kalian kunjungi website resminya DISINI, kemudian klik invest. Minimum invest adalah $100 bisa bayar menggunakan Dollar, Bitcoin, dan Ethereum. Jadi tunggu apalagi? Buruan gabung dan investasi di ICO Ice Rock Mining.

Pengertia Monero (XMR) dan Cara Mendapatkannya Secara Gratis


Selain Bitcoin, teknologi blockchain membuat munculnya berbagai koin alternatif (altcoin) dengan berbagai fiturnya sendiri. Altcoin yang populer karena fitur privasinya diantaranya adalah Dash, Monero, dan ZCash. Namun artikel ini hanya akan membahas lebih dalam mengenai monero karena altcoin ini penulis percaya adalah yang terbaik di kategori privasi koin dan memiliki potensi yang sangat dahsyat di masa depan. Bahkan, monero disebut-sebut sebagai mata uang digital dengan karakteristik yang paling mendekati uang tunai.

Perbedaan Bitcoin dengan Monero

Meskipun sama-sama menggunakan teknologi blockchain, bitcoin (BTC) dan monero (XMR) memiliki beberapa perbedaan yang sangat jelas. Dalam jaringan bitcoin, setiap orang dapat melihat dengan transparan seluruh transaksi yang terjadi. Alamat pengirim, alamat penerima, serta jumlah transaksi dapat dengan mudah dilihat dalam blockexplorer.com maupun blockchain.info. Lain halnya dengan monero, mata uang digital ini sangat berfokus dengan privasi sehingga transaksi tidak dapat dilihat kecuali seizin penggunanya. Alamat pengirim, alamat penerima, serta jumlah transaksi “disembunyikan” dengan teknologi RingCT.

Baca juga: Mengenal Teknologi Blockchain Secara Lengkap

Saat ini, bitcoin memiliki besaran blok (baca: block size) yang tetap, yaitu 1MB. Hal ini menimbulkan permasalahan di dalam internal pengembang bitcoin sehingga menyebabkan hard fork bitcoin cash beberapa waktu lalu. Besar block 1MB tersebut membuat transaksi bitcoin menjadi lebih lambat dan lebih mahal karena jumlah transaksi yang begitu besar, terlampau kecil untuk muat dalam 1MB blok. Berbeda halnya dengan monero, besaran blok monero dapat berubah-ubah mengikuti jumlah transaksi yang terjadi. Monero memiliki perhitungan agar besar blok dapat menyesuaikan jumlah transaksi dengan optimal.

Monero menggunakan protokol cryptonote yang berbeda dengan protokol bitcoin. Protokol ini menggunakan algoritma cryptonight untuk mining monero. Sampai saat ini cryptonight adalah algoritma yang bebas Application-Specific Integrated Circuit (ASIC), artinya miner monero masih dapat menggunakan GPU dan CPU untuk bisa memperoleh keuntungan. Hal ini memberikan kesempatan bagi miner monero skala kecil atau hobi sehingga menghindari sentralisasi seperti kasus bitcoin, di mana hash rate paling besar berada di Tiongkok.

Selain itu yang tidak kalah penting adalah monero tidak memiliki jumlah koin tetap seperti bitcoin yang sebesar 21 juta BTC. Setelah mencapai 18,4 juta XMR, tail emission sebesar 0,6 XMR akan diterapkan setiap dua menit dalam pembentukan blok baru monero. Hal ini digunakan sebagai “subsidi” agar biaya transaksi tidak terlampau mahal.

Fitur-Fitur Monero

Monero memiliki berbagai fitur yang membuatnya benar-benar seperti uang tunai, yaitu:

Privasi (RingCT): Seperti hanya uang tunai, kita tidak dapat mengetahui isi dompet orang lain kecuali orang itu dengan tanpa paksaan membukanya. Kita juga tidak dapat mengetahui siapa saja pihak yang mengirimkan uang ke dompet tersebut. Karena fitur privasi di monero begitu kuat, hampir mustahil untuk dapat melacak transaksi dalam blockchain monero. Inilah yang membuat perdagangan barang ilegal yang dulu menggunakan bitcoin, beralih menggunakan monero.

Fungibility (RingCT): Saat kita menerima uang tunai, kita hanya dapat mengetahui tangan terakhir yang memberikan uang itu. Kita tidak dapat menelusuri dari mana uang itu dan bagaimana jalur uang tunai tersebut dari Bank Indonesia sampai ke tangan kita. Hal ini yang menjamin nilai tiap-tiap lembar uang dengan nominal yang sama, benar-benar memiliki nilai yang sama (disebut fungibility).

Sebagai contoh, misalnya si A mendapatkan selembar uang Rp. 100.000 dari perdagangan ganja. Si A lalu membelanjakan uang itu untuk membeli rokok di warung milik si B. Tentu saja si B tidak tahu selembar Rp. 100.000 tersebut berasal dari perdagangan ganja, kalau ia tahu, ia bisa saja menolak uang dari si A. Sifat fungibility ini sangat penting untuk menjamin tiap koin memiliki nilai yang sama. Belakangan ini kekacauan yang terjadi di India disebabkan karena masalah fungibility ini.

Keamanan (Cryptonote): Monero adalah mata uang digital yang menggunakan teknologi blockchain dengan kriptografi, maka semua keunggulan teknologi blockchainn juga hadir di monero. Selain itu, monero memiliki tim programer yang handal untuk terus menutup celah-celah keamanan yang masih ada.

Keunggulan Monero Dibandingkan dengan Dash dan Zcash

Menurut berbagai sumber, monero merupakan satu-satunya mata uang digital yang benar-benar 100% privat, tidak dapat dilacak, aman, dan fungible. Akan tetapi hal ini tidaklah bersifat permanen karena dash dan zcash juga masih terus dikembangkan, sehingga bisa saja menyamai atau lebih baik dari monero nantinya. Maka dari itu lebih baik untuk menilik fakta fundamental yang tidak dapat berubah mengenai ketiga mata uang digital tersebut, yaitu:

Protokol: Monero dibangun menggunakan protokol yang dari awal sudah dibuat untuk tujuan privasi (cryptonote), sedangkan dash dan zcash dibangun menggunakan protokol bitcoin lalu kemudian dimodifikasi. Akibatnya tentu saja kode yang dari awal dibuat untuk tujuan privasi akan lebih efisien dan efektif.

Motif: Motif pengembang cryptocurrency apakah hanya ingin memperoleh keuntungan, ataukah ingin menyelesaikan masalah agar dapat membuat dunia yang lebih baik, dapat terlihat dari mekanisme mining pada awal peluncuran mata uang itu. Ketika ada indikasi mekanisme mining yang tidak adil seperti premine, instamine, ninjamine (dan sejenisnya), maka kita dapat menduga bahwa koin itu memihak pengembang dan bukan penggunanya. Monero tidak memiliki masalah ini.

Baca juga: Bitcoin - Blockchain Cryptocurrency

Desentralisasi dan Open Source: Monero adalah mata uang yang benar-benar terdesentralisasi dan open source seperti halnya dengan bitcoin. Hal ini berbeda dengan zcash yang memiliki setup perusahaan dan dash yang dikuasai oleh founder-nya. Monero berkembang dalam komunitas open source. Semua orang dapat ikut berpartisipasi dalam pengembangan monero. Monero tidak dimiliki dan dikuasai oleh siapapun.

Komunitas: monero memiliki komunitas pengembang dan pengguna yang lebih baik dari dash dan zcash. Hal ini memberikan indikasi bahwa monero nantinya akan dapat berkembang seperti bitcoin, dengan dukungan komunitasnya.

Prospek Monero

Nilai mata uang digital sangat dipengaruhi oleh banyaknya orang yang menggunakannya. Dalam hal ini, monero memiliki modal yang sangat penting yaitu komunitas pengguna dan pengembang yang cukup besar. Fakta ini sangat unik mengingat saat ini monero belum memiliki wallet yang mudah digunakan. Ketika artikel ini ditulis, wallet yang populer seperti coinomi dan jaxx belum mengintegrasikan monero ke dalam layanannya. Oleh karenanya, ketika monero telah memiliki wallet yang baik, kita dapat mengharapkan lebih banyak pengguna akan membeli monero sehingga meningkatkan nilainya.

Isu pemerintah di berbagai negara yang ingin mengintervensi bitcoin juga ikut menjadi perhatian para pengguna koin digital. Monero merupakan koin yang memiliki tingkat privasi yang jauh lebih baik dari bitcoin sehingga membuat intervensi hampir mustahil dilakukan oleh pemerintah. Pemerintah tidak dapat menelusuri transaksi-transaksi monero dan tidak dapat melihat alamat wallet monero. Ketika misalnya di masa depan bitcoin mendapat tekanan dari pemerintah, monero dapat menjadi solusi bagi pengguna koin digital.

Teknologi yang sangat baik didukung dengan fitur kerahasiaan membuat banyak orang berinvestasi monero. Meskipun begitu, teknologi blockchain secara umum masih dalam masa awal penetrasi pasar. Tidak ada yang tahu pastinya apakah teknologi ini nantinya akan dapat sukses.

Cara Mendapatkan Monero (XMR) Secara Gratis

Jika sobat tertarik dengan cryptocurrency yang satu ini, sobat bisa membelinya di market exchange, menambang, bahkan sobat juga bisa mendapatkannya secara gratis. Berikut ini idbit.site akan menjelaskan cara-cara untuk mengumpulkan Monero (XMR) secara gratis.
Pertama yang harus sobat lakukan adalah membuat dompet Monero (XMR) terlebih dahulu. Silahkan sobat pilih salah satu exchange mana yang akan sobat gunakan dibawah ini. Copy dan paste link yang ingin sobat kunjungi dibawah ini ke browser sobat.

1. HITBTC = https://goo.gl/tnyCQr
2. BINANCE = https://goo.gl/KfH2UQ
3. EXRATES = https://goo.gl/DiQas7
4. YOBIT = https://goo.gl/GrJt9d
5. COINPAY = https://goo.gl/M3Y4zm

Setelah sobat mendaftar dan verifikasi akun exchange sobat, ambil wallet address monero sobat. Contoh wallet address Monero (XMR): 44uC7jgFD2DbuHqxDd4aT25eSJqfxBGFiCGKKuSpn6jya564wp6cxMBWbwaVe4vUMveKAzAiA4j8xgUi29TpKXpm3yrSPxc

Situs Faucet Monero (XMR)

Kemudian sobat buka satu persatu website yang ada dibawah ini untuk mengklaim Monero dari situs faucet atau mining secara gratis. Copy dan paste link yang ingin sobat kunjungi dibawah ini ke browser sobat.

Faucet Free Monero 1 = https://goo.gl/ATU9fP
Faucet Free Monero 2 = https://goo.gl/yfEHEb

Mining Monero
  1. Untuk PC/Destop = https://goo.gl/SPFFEL
  2. For Android & IOS (Pertama, buat akun sobat = https://goo.gl/SPFFEL) (Kemudian download aplikasinya = http://adfoc.us/40546566440649)
Sebenarnya, masih banyak situs faucet maupun situs mining Monero (XMR) yang akan memberikan sobat Monero (XMR) secara cuma-cuma. Tapi disini idbit.site hanya menjelaskan yang sudah ramai digunakan saja. Semoga bermanfaat.

Selasa, 14 November 2017

Cloud Mining - Investasi di Pertambangan Bitcoin (Penjelasan Lengkap)


Mengelola perangkat keras pertambangan di rumah bisa sangat padat, mengingat biaya listrik, perawatan perangkat keras, dan kebisingan / panas yang dihasilkan oleh perangkat keras khusus yang harus dijalankan di pusat data. Karena biaya energi yang tinggi untuk menjalankan penambang Bitcoin yang kuat, banyak operator telah memilih untuk membangun pusat data yang dikenal sebagai peternakan pertambangan di lokasi dengan listrik murah. Untuk mengurangi stres pertambangan, operator ini berdedikasi untuk menyewa perangkat keras pertambangan mereka untuk layanan yang disebut pertambangan awan Bitcoin.

Baca juga: Pertambangan Bitcoin - Awal Mula Bitcoin Tercipta (Penjelasan Lengkap)

Sama inovatifnya dengan gagasan tersebut, penting untuk diketahui bahwa ada keuntungan dan kerugian dari pertambangan awan Bitcoin.

Beberapa kelebihannya antara lain:
  • Ini menghilangkan faktor awan seperti berinvestasi di perangkat keras pertambangan Bitcoin, setelah mengirimkannya ke pintu Anda dengan biaya tertentu, dan berisiko membayar PPN di atas semua itu.
  • Tidak ada pengaturan yang perlu dikhawatirkan, karena hampir setiap penyedia pertambangan awan Bitcoin akan secara otomatis mengarahkan perangkat keras sewaan Anda ke kolam pertambangan Bitcoin.
  • Tidak ada biaya pengiriman dan risiko PPN untuk diperhitungkan, penambangan awan Bitcoin nampaknya merupakan taruhan yang aman saat memasuki lokasi penambangan.
Juga, beberapa kelemahan dari penambangan awan dapat mencakup hal berikut:
  • Tidak ada kendali penuh atas peralatan pertambangan: Sebagai pelanggan, dengan penambangan awan Anda tidak akan sepenuhnya mengendalikan perangkat keras yang Anda sewa, karena Anda tidak dapat mengakses pemelihara sendiri secara fisik atau jarak jauh.
  • Anda terpaksa mempercayai pihak ketiga dengan aset Anda. Anda harus bergantung pada penyedia layanan pihak ketiga yang terpusat agar jujur ​​kepada Anda dan tidak mengantongi sebagian pendapatan untuk dirinya sendiri.
  • Biaya tak terduga untuk biaya perawatan.
Berikut ini beberapa review Perusahaan penyedia jasa Cloud Mining terpercaya:

Genesis Mining

Genesis Mining merupakan salah satu perusahaan pertambangan cryptocurrency terbaik dan terpercaya tanpa kompromi! Amankan login dan pembayaran harian ke dompet Anda! Tim dukungan respon cepat dan user interface yang ramah. Halaman sosial aktif dan banyak lagi. Mereka memiliki begitu banyak video bukti dengan komentar tentang pekerjaan dan stasiun penambangan mereka di seluruh dunia.

HashFlare

HashFlare adalah penyedia jasa cloud mining yang sangat bagus dan transparan. Tim pendukung mereka sangat respon, sopan dan sangat cepat. Login aman Penyiapan pertambangan dengan saran dari Admin - pool untuk SHA-256 (50% Antpool, 50% BTCC pool) dan untuk Script (50% F2pool dan 50% LTC1BTC). Hari ini harga beli jadi turun = waktunya sangat bagus untuk membeli hashpower! Disarankan untuk SHA-256 minimal 1 TH / s dan untuk Scrypt 35 MH / s. Anda dapat membeli hashspeed Anda dengan BTC atau opsi pembayaran lainnya yang sangat berguna bagi penambang baru.

CCG Mining

CCG Mining mempunyai tim profesional yang melakukan segalanya dengan kekuatannya untuk membuat tagline "Kami mempermudah Anda" tersedia untuk siapa saja, terlepas dari di mana mereka tinggal, pengetahuan tentang kripto darurat, dan tingkat keterlibatan dalam kripto di krusial. Jasa penyedia cloud mining CCG Mining bisa dikatakan masih baru dibandingkan dengan Genesis Mining dan HashFlare. Namun mereka menunjukkan kepada semua orang bahwa mereka bisa bersaing sebagai sarana berinvestasi di cryptocurrencies.

Apa itu Pool Mining Bitcoin?



Pada awal masa Bitcoin, ada kemungkinan satu penambang menambang sejumlah Bitcoin secara mantap padanya.

Karena Bitcoin telah menjadi lebih populer, algoritma ini terbukti terlalu sulit bagi penambang tunggal untuk ditangani. Itulah sebabnya para penambang mulai bergabung dengan pertambangan Bitcoin.

Kolam pertambangan Bitcoin mendorong kekuatan pemrosesan beberapa komputer bersama-sama untuk memecahkan algoritma Bitcoin. Setiap penambang di kolam renang menerima bagian dari Bitcoin yang ditambang. Bagian itu proporsional dengan jumlah input daya pemrosesan ke kolam renang.

Kemajuan teknologi pertambangan lainnya adalah penciptaan kolam pertambangan, yang merupakan cara bagi masing-masing penambang untuk bekerja sama memecahkan blok lebih cepat lagi. Sebagai akibat dari penambangan di kolam dengan orang lain, kelompok tersebut memecahkan lebih banyak blok daripada masing-masing penambang yang akan melakukannya sendiri. Kolam penambangan Bitcoin ada karena daya komputasi yang dibutuhkan untuk menambang Bitcoin secara teratur sangat luas sehingga berada di luar sarana finansial dan teknis kebanyakan orang. Alih-alih menginvestasikan sejumlah besar uang dalam peralatan pertambangan yang akan (semoga) memberi Anda pengembalian selama beberapa dekade, sebuah kolam pertambangan memungkinkan individu tersebut untuk mengumpulkan jumlah Bitcoin lebih sedikit lebih sering.

Ketika memutuskan mana kolam penambangan untuk bergabung, kita perlu mempertimbangkan berapa masing-masing kolam membagikan pembayarannya dan biaya apa yang dikurangkan. Ada banyak skema dimana kolam dapat membagi pembayaran. Sebagian besar memusatkan perhatian pada jumlah saham yang telah diajukan penambang ke kolam sebagai bukti kerja.

Sebuah kolam pertambangan menetapkan tingkat kesulitan antara 1 dan kesulitan mata uang. Jika seorang penambang mengembalikan sebuah blok yang memberi nilai tingkat kesulitan antara tingkat kesulitan kolam renang dan tingkat kesulitan mata uang, blok tersebut dicatat sebagai 'saham'. Tidak ada gunanya untuk blok saham ini, namun tidak dicatat sebagai bukti pekerjaan untuk menunjukkan bahwa para penambang mencoba menyelesaikan blok. Mereka juga menunjukkan berapa banyak daya proses yang mereka berikan ke kolam semakin baik perangkat kerasnya, semakin banyak saham yang dihasilkan.

Faktor lain yang perlu dipertimbangkan adalah berapa banyak kolam akan mengurangi pembayaran pertambangan Anda. Nilai tipikal berkisar antara 1% sampai 10%. Namun, beberapa kolam tidak mengurangi apapun.

Penting untuk dicatat bahwa kolam penambangan tidak boleh melebihi lebih dari 50% daya hashing jaringan karena hal ini dapat menyebabkan serangan 51% untuk jaringan Bitcoin. Jika satu entitas akhirnya mengendalikan lebih dari 50% daya komputasi kripto jaringan kriptokokus, hal itu bisa mendatangkan malapetaka pada keseluruhan jaringan.

Metode Pembayaran Pool Biasa Digunakan

Skema utama yang ditemukan dalam menghitung pangsa masing-masing anggota meliputi:

Bayar-per-Share (PPS):

Ini adalah versi paling dasar untuk membagi pembayaran. Metode ini mengubah risiko ke kolam renang, menjamin pembayaran untuk setiap saham yang disumbangkan. Dengan demikian, setiap miner dijamin pembayaran instan. Penambang dibayar dari saldo kolam renang yang ada, memungkinkan varians pembayaran paling sedikit. Namun, untuk jenis model ini yang bekerja, dibutuhkan cadangan 10.000 BTC yang sangat besar untuk menutupi goresan yang tidak diharapkan.

Metode Geometri Ganda (DGM):

Model DGM adalah pendekatan hibrida yang memungkinkan operator menyerap beberapa risiko. Di sini, operator menerima sebagian pembayaran dalam putaran singkat dan kemudian mengembalikannya selama putaran yang lebih lama untuk menormalkan pembayaran bagi peserta renang.

Bitcoin Pooled Mining (BPM):

BPM adalah model pembayaran dimana saham yang lebih tua dari awal putaran blok diberi bobot lebih rendah daripada saham yang lebih baru. Salah satu manfaat terbesar BPM adalah desainnya secara inheren mengurangi kemampuan untuk menipu sistem kolam penambangan dengan mengganti kolam renang selama satu putaran. Model ini juga dikenal sebagai "KISAH SLUSH'S"

Kesimpulan:

Cloud Mining bisa dikatakan sebagai salah satu sarana untuk berinvestasi terbaik di bidang cryptocurrency. Selain tidak dipusingkan dengan alat-alat pertambangan atau selalu memantau trading cryptocurrency, cloud mining bisa menghemat waktu dan tenaga sobat. Namun, disisi lain resiko yang akan dihadapi juga terbilang tinggi. Karena tidak ada kontrol penuh terhadap modal yang kita investasikan di perusahaan jasa penyedia cloud mining tersebu. Salam profit!

Senin, 13 November 2017

Pertambangan Bitcoin - Awal Mula Bitcoin Tercipta (Penjelasan Lengkap)


Bitcoin, cryptocurrency pertama yang pernah diciptakan memang telah menjadi mata uang digital yang paling banyak digunakan di bumi. Sejak keberadaan Bitcoin di tahun 2009, telah menyaksikan pertumbuhan yang belum pernah terjadi sebelumnya di seluruh dunia. Alasan penerimaan di seluruh dunia tidak lain adalah kemampuannya untuk mengubah cara transaksi dilakukan di banyak platform elektronik. Konvensional, transaksi kartu elektronik memakan waktu sekitar tiga hari kerja untuk mendapatkan konfirmasi. Di sisi lain, transaksi Bitcoin membutuhkan beberapa menit untuk dikonfirmasi di blockchain.

Tidak seperti sebelumnya, dunia sekarang dapat mentransfer dan menerima dana secara lokal dan internasional dengan biaya rendah, dan potensinya meningkat mengingat sejumlah besar orang di negara berkembang tidak memiliki akses terhadap sistem keuangan formal, dan dibandingkan dengan negara maju dimana persaingannya ketat di lembaga keuangan, sedikit bank yang tersedia di negara-negara terbelakang mengenakan biaya yang sangat tinggi selama transaksi internasional.

Menjadi universal dan terdesentralisasi dengan remitansi rendah, secara bertahap menarik lebih banyak pengguna di negara-negara tersebut. Berbeda dengan sistem pembayaran fiat terpusat, Bitcoin sepenuhnya open source dan terdesentralisasi. Transaksi dapat diverifikasi secara independen setiap saat, dan pembayaran dapat dilakukan seketika dan langsung tanpa perantara.

Karena berkembangnya internet dan perangkat seluler yang meluas, lebih banyak orang di negara berkembang sekarang memiliki akses ke layanan web. Oleh karena itu, jumlah pengguna Bitcoin harus meningkat sebagai hasilnya. Warga negara yang merasa tidak nyaman untuk mengakses layanan perbankan tradisional akan mencari sistem virtual seperti Bitcoin, dan seiring meningkatnya penggunaan internet di negara berkembang, orang hanya dapat memprediksi bahwa penerapan Bitcoin (dan kriptokokus pada umumnya) akan menjadi virus.

Model konfirmasi terdistribusi Bitcoin mendapat sekitar sistem yang mahal dan memakan waktu dengan menggunakan teknologi peer-to-peer untuk beroperasi tanpa otoritas pusat atau institusi perbankan.

Bagaimana Bitcoin Diciptakan?

Menjadi sistem terdistribusi tanpa titik pusat kegagalan, pernahkah Anda bertanya-tanya darimana asal Bitcoin? dan bagaimana itu beredar?

Jawabannya adalah bahwa hal itu akan "ditambang" menjadi ada.

Apa itu Pertambangan Bitcoin?

Bitcoin beroperasi sebagai platform peer-to-peer. Platform peer-to-peer ini menghasilkan Bitcoin melalui pertambangan Bitcoin.

Mengapa kita membutuhkan pertambangan Bitcoin? Kami membutuhkannya karena tidak ada pemerintah pusat yang mengelola Bitcoin. Biasanya, pemerintah pusat menerbitkan koin baru untuk mata uang. Mint A.S. mengeluarkan dolar A.S., misalnya.

Dengan Bitcoin, tidak ada mint Bitcoin. Hanya ada pengguna Bitcoin. Itulah yang menjadikannya mata uang peer-to-peer.

Pengguna Bitcoin menghasilkan Bitcoin baru dengan menjalankan perangkat lunak khusus di komputer mereka. Perangkat lunak ini memecahkan masalah matematika (algoritma Bitcoin).

Semakin banyak masalah matematika yang bisa diatasi komputer, semakin banyak Bitcoin yang akan dihasilkan pengguna. Komputer mengatasi masalah ini dengan menggunakan kekuatan pemrosesannya: semakin banyak daya proses yang Anda miliki (seperti di GPU dan CPU), semakin banyak Bitcoin yang bisa Anda pakai.

Semakin banyak pengguna Bitcoin menjalankan perangkat lunak pertambangan mereka, masalah matematika semakin sulit dipecahkan. Hal ini membuat pertumbuhan Bitcoin tetap stabil - yang berarti mata uang tidak akan tiba-tiba runtuh jika satu juta orang mendownload dan menginstal perangkat lunak penambangan Bitcoin.

Kesulitan penambangan Bitcoin tidak berubah on-the-fly. Sebaliknya, ia berubah setiap 2 minggu berdasarkan perubahan kekuatan komputasi dari jaringan Bitcoin.

Sekarang Anda mendapat gambaran singkat tentang apa itu. Mari kita terjun secara mendalam dan melihat bagaimana cara kerjanya.

Penambangan Bitcoin adalah proses dimana informasi transaksi didistribusikan di dalam jaringan Bitcoin divalidasi dan disimpan di blockchain. Penambangan Bitcoin berfungsi untuk menambahkan transaksi ke rantai blok dan melepaskan Bitcoin baru. Konsep pertambangan Bitcoin hanyalah proses menghasilkan tambahan Bitcoin sampai tutup pasokan 21 juta koin telah tercapai. Yang membuat proses validasi Bitcoin berbeda dengan jaringan pembayaran elektronik tradisional adalah tidak adanya orang tengah dalam arsitektur. Proses memvalidasi transaksi dan melakukan hal itu ke blockchain melibatkan pemecahan serangkaian teka-teki matematika khusus. Dalam proses penambahan transaksi ke jaringan dan mengamankan mereka ke blockchain, setiap rangkaian transaksi yang diproses disebut blok, dan beberapa rantai blok disebut sebagai blockchain.

Baca juga: Cloud Mining - Investasi di Pertambangan Bitcoin (Penjelasan Lengkap)

Secara teknis, selama penambangan, perangkat lunak penambangan Bitcoin menjalankan dua putaran fungsi hashing kriptografi SHA256 di header blokir. Perangkat lunak penambangan menggunakan nomor yang berbeda yang disebut nonce sebagai elemen acak dari header blok untuk setiap hash baru yang dicoba. Bergantung pada nonce dan apa lagi yang ada di blok, fungsi hashing akan menghasilkan hash dari bilangan heksadesimal 64-bit. Untuk membuat blok yang valid, perangkat lunak penambangan harus menemukan hash yang berada di bawah target kesulitan.

Kesulitannya adalah angka yang mengatur berapa lama waktu yang dibutuhkan penambang untuk menambahkan blok transaksi baru ke blockchain. Karena targetnya adalah angka yang sangat berat dengan jumlah ton, orang umumnya menggunakan angka yang lebih sederhana untuk mengekspresikan target saat ini. Angka ini disebut kesulitan pertambangan. Nilai kesulitan ini diperbaharui setiap 2 minggu untuk memastikan dibutuhkan 10 menit (rata-rata) untuk menambahkan blok baru ke blockchain. Kesulitannya sangat penting karena, memastikan bahwa blok transaksi ditambahkan ke blockchain secara berkala, bahkan saat lebih banyak penambang bergabung ke jaringan. Jika kesulitannya tetap sama, dibutuhkan sedikit waktu antara menambahkan blok baru ke blockchain saat para penambang baru bergabung ke jaringan. Kesulitan menyesuaikan setiap 2016 blok. Pada interval ini, setiap node membutuhkan waktu yang diharapkan untuk 2016 blok ini untuk ditambang (2016 x 10 menit), dan membaginya dengan waktu yang sebenarnya dibutuhkan. Hal ini dapat dihitung sebagai berikut:

Yang diharapkan / aktual

20160 / aktual

Jika penambang mampu menyelesaikan setiap blok lebih cepat dari yang diperkirakan; katakanlah 9 menit per blok misalnya, Anda akan mendapatkan nomor seperti ini:

20160/18144 = 1.11

Setiap node kemudian menggunakan nomor ini (1.11) untuk menyesuaikan kesulitan pada 2016 blok berikutnya:

kesulitan x 1.11 = kesulitan baru

Jika jumlahnya lebih besar dari 1 (yaitu blok ditambang lebih cepat dari yang diharapkan), kesulitannya meningkat.

Jika jumlahnya kurang dari 1 (yaitu blok ditambang lebih lambat dari yang diharapkan), kesulitannya menurun.

Setiap penambang di jaringan Bitcoin sekarang bekerja dengan kesulitan baru ini untuk 2016 blok berikutnya.

Paling banyak, kesulitan hanya akan menyesuaikan dengan faktor 4, untuk mencegah perubahan mendadak dari satu kesulitan ke yang berikutnya.

Kesulitan penambangan menunjukkan betapa sulitnya blok saat ini untuk menghasilkan dibandingkan dengan blok pertama. Jadi, kesulitan 20160 berarti menghasilkan blok saat ini yang harus Anda lakukan 20160 kali lebih banyak pekerjaan daripada pekerjaan yang dilakukan dalam menghasilkan blok pertama.

Siapa yang menambang?


Rantai blok diamankan oleh para penambang. Penambang mengamankan blok dengan membuat hash yang dibuat dari transaksi di blok. Hash kriptografi ini kemudian ditambahkan ke blok. Blok transaksi berikutnya akan melihat ke hash blok sebelumnya untuk memverifikasi bahwa itu sah. Kemudian penambang akan mencoba membuat blok baru yang berisi transaksi saat ini dan hash baru sebelum penambang lainnya melakukannya.

Dalam proses penambangan, setiap penambang Bitcoin bersaing dengan semua penambang lainnya di jaringan untuk menjadi orang pertama yang dengan benar mengumpulkan transaksi yang beredar ke dalam blok dengan memecahkan teka-teki matematika khusus tersebut. Sebagai imbalan untuk memvalidasi transaksi dan memecahkan masalah ini. Penambang juga memegang kekuatan dan keamanan jaringan Bitcoin. Ini sangat penting untuk keamanan karena untuk menyerang jaringan, penyerang perlu memiliki lebih dari setengah dari total daya komputasi jaringan. Serangan ini disebut sebagai serangan 51%. Semakin terdesentralisasi penambang pertambangan Bitcoin, semakin sulit dan mahal jadinya untuk melakukan serangan ini.

Hadiah untuk Pertambangan

Seperti yang ditentukan oleh protokol Bitcoin, setiap penambang diberi imbalan oleh setiap blok yang ditambang. Saat ini, penghargaan itu adalah 12,5 Bitcoin baru untuk setiap blok yang ditambang. Tanggangan pertambangan blok Bitcoin masing-masing 210.000 blok, saat hadiah koin akan turun dari 12,5 menjadi 6,25 koin. Saat ini, jumlah sisa Bitcoin yang akan ditambang berjumlah 4.293.388. Ini berarti bahwa 16.706.613 Bitcoin beredar, dan jumlah blok yang tersedia sampai imbalan pertambangan dibelah dua adalah 133.471 balok sampai pukul 11:58:04 12 Juni 2020 Saat pahala pertambangan akan dibagi dua.

Saya sampaikan bonus block, penambang Bitcoin dihargai atas semua transaksi yang mereka proses. Mereka menerima biaya yang melekat pada semua transaksi yang berhasil mereka validasi dan termasuk dalam satu blok.

Karena pahala untuk blok pertambangan begitu tinggi (saat ini di 12,5 BTC), persaingan untuk memenangkan penghargaan itu juga sengit di kalangan penambang. Setiap saat, ratusan ribu superkomputer di seluruh dunia bersaing untuk menambang blok berikutnya dan memenangkan penghargaan itu. Sebenarnya, menurut howmuch.com, "kekuatan total dari semua komputer yang menambang Bitcoin lebih dari 1000 kali lebih hebat daripada di dunia 500 superkomputer gabungan".

Apa Tujuan Utama Pertambangan Bitcoin?

Penambangan Bitcoin adalah bagian penting dari kriptourrency terbesar di dunia. Bitcoin membantu menjaga jaringan Bitcoin tetap aman, stabil, dan aman.

Bagaimana penambangan Bitcoin menjaga jaringan tetap aman, stabil, dan aman? Pertambangan Bitcoin melakukan dua hal.

Pertama, ia menambahkan transaksi ke rantai blok.

Kedua, ia merilis Bitcoins baru.

Ketika Anda menambang Bitcoin, Anda mengumpulkan semua transaksi Bitcoin baru-baru ini ke dalam blok dan mencoba memecahkan teka-teki yang sulit (algoritma Bitcoin).

Penambang mana pun yang memecahkan teka-teki pertama kali bisa menempatkan blok berikutnya pada rantai blok dan mengklaim ganjarannya. Imbalan tersebut termasuk Bitcoin yang baru dirilis serta biaya transaksi dari transaksi Bitcoin yang baru saja ditambahkan ke rantai blok. Tidak semua transaksi Bitcoin memiliki biaya transaksi.

Hadiah untuk pertambangan Bitcoin telah berkurang seiring berjalannya waktu. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk memperlambat pelepasan Bitcoin dari waktu ke waktu. Hanya akan ada 21 juta Bitcoin yang dirilis selama keseluruhan proyek.

Hadiah untuk pertambangan dipotong setengahnya setiap 210.000 blok, atau sekitar setiap 4 tahun. Pada tahun 2009, block reward adalah 50 Bitcoins. Pada tahun 2014, itu dikurangi menjadi 25 Bitcoin.

Persyaratan Pertambangan Bitcoin

Siapa pun yang bisa menjalankan program penambangan pada perangkat keras yang dirancang khusus dapat berpartisipasi dalam pertambangan. Selama bertahun-tahun, banyak produsen perangkat keras komputer telah merancang perangkat keras pertambangan Bitcoin khusus yang dapat memproses transaksi dan membangun blok lebih cepat dan efisien daripada komputer biasa, karena semakin cepat perangkat keras dapat menebak secara acak, semakin tinggi peluangnya untuk memecahkan teka-teki tersebut, oleh karena itu penambangan satu blok

Penambang hardcore Bitcoin menginvestasikan puluhan ribu dolar ke komputer mereka (atau beberapa komputer). Pada awal Bitcoin, para penambang menyadari bahwa kartu grafis jauh lebih cocok untuk menyelesaikan algoritma Bitcoin daripada CPU tradisional.

Akibatnya, komputer pertambangan Bitcoin sering memiliki dua atau tiga GPU.

Ada juga komputer pertambangan Bitcoin khusus yang bisa dibeli siapa saja. Komputer ini khusus dibangun hanya untuk satu tugas. Mereka menambang Bitcoin menggunakan chip Application-Specific Integrated Circuit (ASIC).

Kita akan membahas dua persyaratan dasar pertambangan di bawah ini:

Hardware

Selama bertahun-tahun, karena kemajuan teknologi dan kebutuhan akan perangkat keras yang lebih efisien, ada empat jenis perangkat keras utama yang digunakan oleh para penambang.

CPU

Agar memiliki keunggulan dalam kompetisi pertambangan, perangkat keras yang digunakan untuk pertambangan Bitcoin telah mengalami berbagai perkembangan, dimulai dengan penggunaan CPU. CPU dapat melakukan berbagai jenis perhitungan termasuk pertambangan Bitcoin. Pada awalnya, penambangan dengan CPU adalah satu-satunya cara untuk menambang Bitcoin dan dilakukan dengan menggunakan klien Satoshi yang asli. Sayangnya, dengan sifat CPU yang paling banyak dalam hal multi-tasking, dan optimalisasi untuk pengalihan tugas, para penambang berinovasi di banyak bidang dan selama bertahun-tahun sekarang, penambangan CPU relatif sia-sia.

GPU

Setelah beberapa bulan kemudian, setelah jaringan dimulai, ditemukan bahwa kartu grafis high end jauh lebih efisien pada penambangan Bitcoin. Graphical Processing Unit (GPU) menangani algoritma pencitraan 3D yang kompleks, oleh karena itu, CPU Bitcoin mining memberi jalan pada GPU. Sifat paralel paralel beberapa GPU memungkinkan peningkatan kekuatan penambangan Bitcoin 50x sampai 100x saat menggunakan daya yang jauh lebih sedikit per unit kerja. Tapi ini masih bukan pilihan yang paling hemat daya, karena CPU dan GPU sangat efisien dalam menyelesaikan banyak tugas secara bersamaan, dan mengkonsumsi daya yang signifikan untuk melakukannya, sedangkan Bitcoin pada dasarnya hanya memerlukan sebuah prosesor yang melakukan fungsi hash kriptografi ultra -efisien.

FPGA

Beberapa tahun yang lalu, penambangan CPU dan GPU menjadi sangat usang saat FPGA muncul. Sebuah FPGA adalah Field Programmable Gate Array, yang dapat menghasilkan daya komputasi yang hampir sama dengan kebanyakan GPU, sementara jauh lebih hemat energi daripada kartu grafis. Karena efisiensi penambangannya, dan kemampuan untuk mengkonsumsi energi yang relatif lebih rendah, banyak penambang beralih ke penggunaan FPGAs.

Field Programmable Gate Array (FPGA) mampu melakukan hal itu dengan permintaan yang jauh lebih sedikit. Kebajikan sebenarnya adalah kenyataan bahwa konsumsi daya yang dikurangi berarti lebih banyak chip, yang pernah beralih ke perangkat pertambangan, dapat digunakan berdampingan satu sama lain di sirkuit listrik standar rumah tangga.

ASICS

Sebuah ASIC (application-specific integrated circuit) adalah microchip yang dirancang untuk aplikasi khusus, seperti jenis protokol transmisi atau komputer genggam. ASIC adalah chip yang dirancang khusus untuk hanya melakukan satu tugas. Tidak seperti FPGAs, sebuah ASIC tidak dapat dikembalikan untuk melakukan tugas lainnya. ASIC yang dirancang untuk menambang Bitcoin hanya bisa menambang Bitcoin dan hanya akan menambang Bitcoin saya. Fleksibilitas ASIC diimbangi oleh fakta bahwa ia menawarkan peningkatan kekuatan hashing 100x dibandingkan CPU dan GPU, sekaligus mengurangi konsumsi daya dibandingkan dengan semua teknologi sebelumnya.

Seiring adopsi dan nilai Bitcoin tumbuh, pembenaran untuk menghasilkan perangkat yang lebih kuat, hemat daya dan ekonomis memerlukan investasi rekayasa yang signifikan untuk mengembangkan iterasi semikonduktor semikonduktor akhir dan saat ini. ASIC adalah chip super efisien yang kekuatan hashingnya memiliki banyak lipat lebih besar daripada GPU dan FPGA yang ada di depan mereka. Singkatnya, ini adalah mesin Bitcoin khusus yang mampu mengamankan jaringan jauh lebih efektif daripada sebelumnya.

Bisa dibayangkan bahwa perangkat ASIC yang dibeli hari ini masih akan ditambang dalam dua tahun jika perangkatnya cukup efisien dan biaya listrik tidak melebihi outputnya. Profitabilitas pertambangan juga didikte oleh nilai tukar, namun dalam keadaan apapun semakin hemat daya perangkat penambangan, semakin menguntungkannya.

Sayangnya, sama seperti ASICS ada beberapa kerugian yang terkait dengan pertambangan Bitcoin ASIC. Meski konsumsi energi jauh lebih rendah daripada kartu grafis, produksi noise naik secara eksponensial, karena mesin ini jauh dari diam. Selain itu, penambang Bitcoin ASIC menghasilkan satu ton panas dan semua berpendingin udara, dengan suhu melebihi 150 derajat F. Juga, Bitcoin ASICs hanya dapat menghasilkan begitu banyak daya komputasi sampai mereka mencapai dinding tak terlihat. Sebagian besar perangkat tidak mampu memproduksi lebih dari 1,5 TH / s (terrahash) daya komputasi, yang memaksa pelanggan untuk membeli mesin ini dalam jumlah besar jika mereka ingin memulai bisnis pertambangan Bitcoin yang agak serius.

Software

Sementara proses aktual penambangan Bitcoin ditangani oleh perangkat keras pertambangan itu sendiri, perangkat lunak penambangan Bitcoin khusus diperlukan untuk menghubungkan penambang Bitcoin ke blok.

Perangkat lunak ini memberikan pekerjaan kepada para penambang dan menerima pekerjaan yang telah selesai dari para penambang dan mengirimkan kembali informasi tersebut ke blockchain. Perangkat lunak penambangan Bitcoin terbaik dapat berjalan di hampir semua sistem operasi desktop, seperti OSX, Windows, Linux, dan bahkan telah di porting untuk mengerjakan Raspberry Pi dengan beberapa modifikasi untuk driver tergantung pada platformnya.

Perangkat lunak penambangan Bitcoin tidak hanya mengayomi input dan output dari penambang Bitcoin (perangkat keras) ke blockchain, namun juga memonitornya dan menampilkan statistik fisik umum seperti suhu, tingkat hash, kecepatan kipas, dan kecepatan rata-rata pertambangan. perangkat keras.

Baca juga:

Bagaimana Memulai Pertambangan Bitcoin

Siapa pun yang memiliki koneksi internet dan perangkat keras komputer dasar dapat berpartisipasi dalam pertambangan Bitcoin.

Sayangnya, "berpartisipasi" di pertambangan Bitcoin bukanlah hal yang sama seperti menghasilkan uang darinya. Chip ASIC baru yang ada di pasaran saat ini dirancang khusus untuk pertambangan Bitcoin. Mereka sangat ahli dalam pertambangan Bitcoin, dan setiap kali seseorang menambahkan komputer bertenaga ASIC baru ke jaringan Bitcoin, itu membuat pertambangan Bitcoin jauh lebih sulit.

Hal lain yang perlu dipertimbangkan sebelum menambang Bitcoin adalah Anda harus membayar listrik dan perangkat keras. Itulah dua biaya riil yang terkait dengan pertambangan Bitcoin.

Beberapa orang sengaja menggunakan operasi penambangan Bitcoin mereka di dekat sumber listrik murah. Dengan melakukan relokasi ke area ini dan mengoperasikan jaringan pertambangan Bitcoin yang besar, Anda bisa menambang Bitcoin dengan tarif termurah.

Operasi penambangan Bitcoin terbesar di Amerika Utara, misalnya, dijalankan oleh MegaBigPower dan terletak di Sungai Columbia di Washington State. Sungai Columbia menyediakan kelimpahan tenaga air ke daerah sekitarnya, menjadikannya bagian dari Negara Bagian Washington sebagai sumber listrik termurah di negara ini.

Listrik digunakan tidak hanya untuk menyalakan komputer, tapi juga untuk membuatnya tetap dingin. Sama seperti orang-orang mendasarkan operasi penambangan Bitcoin mereka di dekat sumber listrik murah, beberapa orang sengaja menempatkan operasi penambangan Bitcoin mereka di tempat-tempat dengan iklim yang sejuk.

Bagaimanapun, berikut adalah panduan langkah demi langkah dasar yang harus Anda lalui untuk memulai penambangan Bitcoin:

  1. Pergi ke Bitcoin.org dan download klien Bitcoin untuk OS Anda
  2. Instal klien dan biarkan mendownload rantai blok Bitcoin. Rantai blok itu berukuran sekitar 6GB. Anda juga bisa memesan rantai blok Bitcoin di DVD jika Anda tidak ingin membakar data sebanyak itu.
  3. Setelah klien Anda sepenuhnya diperbarui, Anda harus mengklik "Baru" di klien Bitcoin untuk mendapatkan dompet Bitcoin baru. Dompet Anda hanyalah rangkaian alfanumerik yang panjang. Pastikan Anda menyimpan salinan file wallet.dat Anda di thumb drive. Cetak salinannya dan simpan di tempat yang aman. Masukkan salinan di penyimpanan awan. Anda melakukan ini karena jika komputer Anda mogok, Anda akan kehilangan semua Bitcoin Anda jika Anda tidak dapat mengakses file wallet.dat.
  4. Bergabunglah dengan kolam pertambangan Bitcoin. Ada ribuan kolam pertambangan Bitcoin di internet saat ini. Jika Anda tidak bergabung dengan kolam, Anda mungkin tidak akan menghasilkan uang dari pertambangan Bitcoin. Algoritmanya terlalu sulit dilakukan oleh pengguna tunggal dan Anda tidak mungkin diberikan
Kesimpulan: Haruskah Anda Memulai Pertambangan Bitcoin?

Pada akhirnya, pertambangan Bitcoin menjadi perlombaan senjata. Pada masa-masa awal, siapapun dengan PC yang layak bisa menghasilkan Bitcoin melalui pertambangan Bitcoin. Saat ini, Anda perlu berkolaborasi dengan penambang Bitcoin lainnya di kolam renang, secara strategis memilih lokasi operasi penambangan Bitcoin Anda, dan membeli komputer bertenaga ASIC yang dirancang khusus untuk menangani pertambangan Bitcoin.

Jika Anda tidak siap melakukan semua langkah itu, penambangan Bitcoin akan menjadi operasi yang membuat frustrasi dan tidak menguntungkan.